BKL MEDIA. Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 16 September 2012

50 Relawan TIK di kukuhkan

Mataram – Rakom Bragi - 50 orang dari berbagai latar belakang yakni akademisi , dosen, mahasiswa, pegawai swasta, blogger, komunitas penggiat media social dan pemerhati IT, sabtu (15/9/2012) berkumpul di Hotel Lombok Raya, dalam rangka mengikuti Pengukuhan Relawan TIK Provinsi Nusa Tenggara Barat. Relawan TIK adalah organisasi social kemasyarakatan yang mendasarkan gerakannya pada upaya pengembangan pengetahuan, keterampilan atau ilmu pengetahuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi para anggoata serta warga masyarakat.
Dalam kesempatan itu, peserta mendapatkan kesempatan bertemu dan berdiskusi langsung dengan Prof. Kalamullah Ramli, dari Kementerian Kominfo. Dalam pemaparan singkatnya, Kalamullah Ramli menyampaikan bahwa informasi yang baik adalah informasi informasi yang mampu mensejahterakan dan mencerdaskan masyarakat ataupun penggunan informasi. Kalau hal itu tidak terjadi, maka kemungkinan ada yang salah. Sehingga menurutnya, cyber space atau ruang di dunia maya harus bisa memberikan kontribusi terhadap dunia maya, tentunya dengan tetap memperhatikan berbagai hal termasuk aspek keamanan informasi.
“Ruang lingkup keamanan informasi bisa sukses asalkan tiga komponen bisa diintegrasikan dengan baik, yakni pengguna (people) yang dianggap sebagai titik terlemah, proses sebagai bagian yang paling susah, serta teknologi itu sendiri”, tambahnya
Selain kehadiran Prof. Kalamullah Ramli, hadir pula Indriyatno Banyumurti yang juga Ketua Relawan TIK Pusat, yang turut serta menyampaikan banyak hal terkait Relawan TIK. Ia menyampaikan bahwa ke depan, target yang ingin dicapai adalah agar pada tahun 2015 nanti adalah 50% warga Indonesia punya akses internet, atau kalau dikalkulasikan sekitar 1,5 juta orang perbulan. Oleh karena itu menurutnya, keberadaan Relawan TIK sangat penting dalam proses itu. Relawan TIK nantinya diharapkan bisa menjadi jembatan (bridging) yang mampu menghubungkan berbagai pihak seperti masyarakat dengan penggiat TIK, penggiat TIK dengan pemerintah serta penggiat TIK dengen perusahaan atau donor. Selain sebagai bridging, Relawan TIK juga bisa melakukan branding organisasi dengan memanfaatkan jejaring social yang ada seperti facebook, twitter, website dan sebagainya.
“Dan siapapun bisa menjadi Relawan TIK, tanpa terkecuali”, ungkapnya
Salah satu hal yang menarik adalah peserta bisa mendapat ilmu digital dan virtual marketing dari Nukman Lutfi yang juga berkesempatan hadir. Nukman menyampaikan banyak hal menyangkut bagaimana memanfaatkan berbagai social media yang ada di dunia maya.
Acara Pengukuhan Relawan IT NTB ini dilaksanaan bersamaan dengan kegiatan Menkominfo lainnya yakni Temu Kreatif Kadishubkominfo dan Komunitas Kampung Media se NTB, serta Kampung Media Award.
Kampung Media Award sendiri dilaksanakan malam harinya, dan dalam acara ini, Relawan TIK Nusa Tenggara Barat dikukuhkan secara resmi ditandai dengan penyematan PIN Relawat TIK oleh Prof. Kalamullah Ramli, Indriyatno Banyumurti, serta Wakil Gubernur NTB, Badrun Munir. (Disalin Rocd dari rumahalir.or.id/2012/09/17/relawan-tik-ntb-dikukuhkan/)

0 komentar:

Poskan Komentar